Breaking News

Eko Sulistyo: Istana Presiden Tak Jinakkan Kaum Muda


JAKARTA - Pihak Istana Presiden masa pemerintahan Jokowi tidak pernah “menjinakkan” kaum muda (generasi milenial) . “Beda dengan struktur politik masa Orde Baru lalu, system pada masa itu membuat mereka (kaum muda) jinak. Nah, problema kita sebenarnya bukan di situ lagi karena pasca reformasi (1998) sudah memberikan ruang politik untuk kaum muda, ” papar Eko Sulistyo (Deputi IV Kantor Staf Presiden) saat menjawab pertanyaan peserta diskusi publik bertema "Peran Strategis Kaum Muda dalam Pilpres 2019” yang berlangsung di The Atjeh Connection Sarinah, Jl Thamrin Jakarta, pada Sabtu, 28 April 2018.

Kalau ada anggapan pemerintah membatasi ruang politik kaum muda, menurut Eko, hal itu tidak benar. Seandainya kaum muda tidak suka dengan rezim penguasa saat ini, lanjut Eko, secara politik ada ruang electoral bagi kaum muda untuk melakukan perubahan.

Selain menghadirkan Eko Sulistyo, diskusi yang digelar kibarkini.com ini juga menghadirkan empat pembicara lain, yakni; Ketua Umum PB HMI, Respiratori Saddam Al Jihad; Ketua Umum PMII, Agus Herlambang;  Ketua Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI, Paulus Arianto Namang; dan DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Irfan Surya.

Banyak hal yang dijadikan bahan tanya jawab dalam diskusi ini, antara lain maraknya ujaran kebencian, diskursus antara nasionalime dengan Islam, fenomena politisasi masjid hingga ideologi negara. Namun semua pembiacara yang hadir pada prinsipnya sepakat bahwa ideologi Pancasila sudah final dan tak perlu diperdebatkan lagi oleh kaum muda. Sebaliknya, kaum muda harus aktif melakukan perubahan nyata yang diimplementasikan langsung di tengah realitas.
Ketua Umum PB HMI, Respiratori Saddam Al Jihad misalnya, kini enggan berteori di atas meja tapi lebih suka terjun langsung melakukan kerja nyata di tengah para nelayan.

Selain dihadiri para aktivis kampus dan kaum muda Jakarta, diskusi publik ini juga dihadiri para pegiat Koalisi Bersama Rakyat (Kibar) yang dipimpin oleh Indra Fahrizal (Ketua Umum).@


Tidak ada komentar