Breaking News

Panglima TNI dan Kapolri Tegaskan TNI-Polri Harus Netral Hadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019


BANDUNG - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan pengarahan kepada para anggota TNI dan Polri agar bersikap netral terkait gelaran Pilkada Serentak 2018 dan tahapan Pemilu 2019. Pengarahan ini dilakukan di Grand Ballroom Sudirman Bandung.

Pada kesempatan ini, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampakan beberapa pesan penting. Disebutkan, saat ini terjadi perubahan fenomena ancaman keamanan. Spektrum ancaman yang telah berubah antara lain : peperangan lingkungan, peperangan keuangan, peperangan dagang, perang siber, perang media, perang budaya, perang hukum dan perang biologi. "Sedang ancaman penguasaan teknologi yaitu dengan adanya penguasaan big data, dengan adanya penguasaan big data maka dunia bisa dikuasai."

Sedang tugas TNI-Polri dalam mensukseskan Pilkada 2018 dan tahapan Pemilu 2019, tegas  Panglima TNI, adalah menjaga kelancaran, keamanan dan kesuksesan Pilkada 2018 tahapan Pemilu 2019. "Politik TNI-Polri adalah Politik Negara. Dalam Pemilu 2019 TNI-Polri harus netral," jelas Panglima TNI.

Karena itu, Panglima TNI berharap para anggota TNI dan Polri tetap menjaga kepercayaan rakyat dan melakukan deteksi dini dan cegah dini atas potensi yang terjadi di lingkungan masing-masing. "TNI-Polri sebagai perekat kemajemukan. Unsur pimpinan harus tahu keperluan dan kesulitan bawahannya dan harus tetap menjaga dan memelihara soliditas serta solidaritas TNI-Polri."

Arahan serupa juga dipaparkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Menurut Tito, TNI-Polri perlu solid, karena politik TNI-Polri adalah politik negara. "Politik adalah bagaimana untuk mendapatkan kekuasaan dan bagaimana kekuasaan itu digunakan untuk mempengaruhi orang banyak.

Namun, lanjut Tito, potensi konflik dapat timbul karena adanya perbedaan kepentingan, sehingga potensi konflik akan selalu ada. Untuk itu, Polri-TNI harus kompak bersama dengan seluruh komponen masyarakat agar menjadi tiang utama dalam menjaga bangunan besar bernama NKRI.@

Tidak ada komentar