Breaking News

Ini Kronologi Serangan Bom Mapolrestabes Surabaya dan Daftar Nama Korban


SURABAYA - Teror bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya mengakibatkan empat korban tewas dan 10 orang luka-luka. Korban luka terdiri dari 4 anggota polri dan 6 lainnya warga sipil. Polisi memastikan bahwa empat korban tewas adalah pelaku pengeboman. "Tetapi identitas (korban tewas) masih kita lakukan identifikasi mencocokkan semua data-data itu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Magera di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).

Kronologi kejadian, sekitar pukul 8.50 WIB para pelaku mendatangi Mapolrestabes dengan mengendarai dua sepeda motor, yakni sepeda motor dengan nopol L-6629-NN dan L-3559-G. "Mereka datang secara beriringan," jelas Barung.

Ketika sampai di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya, kedua sepeda motor berhenti karena ada petugas jaga pintu gerbang. Sebelumnya, di lokasi sudah ada sebuah mobil milik warga lain yang berhenti di pintu gerbang. Namun tak lama setelah sepeda motor berhenti, pelaku meledakkan bom.

Empat pelaku bom bunuh diri tewas. Sedang 10 korban luka di antaranya adalah pengendara mobil yang akan mengurus adnminstrasi di Mapolrestabes Surabaya.

Barung menambahkan10 korban luka terdiri 4 anggota Polri dan 6 masyarakat terluka. Mereka saat ini sudah mendapat perawatan di rumah sakit. "Korban sementara dirujuk ke RS Bhayangkara," kata dia saat konferensi pers di kantornya, Senin, (15/5).

Empat anggota polisi terluka:
1. Bripda M. Taufan
2. Bripka Rendra
3. Aipda Umar
4. Briptu Dimas Indra

Enam warga sipil terluka:
1. Atik Budi Setya Rahayu
2. Raden Aidi Ramadhan
3. Ari Hartono
4. Ratih Atri Rahma Putri
5. Ainur Rofiq
6. Eli Hamida

Mengenai seorang anak yang dibopong polisi usai ledakan bom, ternyata adalah anak pelaku bom bunuh diri. Saat ini anak itu mendapat perawatan di RS PHC. "Nama anak kita dapatkan dari pakaian dalam yang bersangkutan," tegas Barung.

Seperti diketahui, saat bom meledak anak 8 tahun ini tersungkur. Namun setelah itu mampu berdiri dan berjalan sempoyongan hingga akhirnya dibopong oleh seorang polisi.

Saat ledakan terjadi, anak tersebut duduk di sepeda motor paling depan. Motor yang ada di belakang si anak meledak saat berhenti di pos penjagaan depan Mapolrestabes Surabaya. Ledakan ini mengakibatkan 4 pelaku pengeboman tewas seketika di lokasi.

Tidak ada komentar