Breaking News

Meski Terjadi Letusan Freatik, Status Gunung Merapi Normal

Abu dampak letusan freatik Gunung Merapu


JAKARTA - Meski terjadi letusan freatik, aktivitas vulkanik Gunung Merapi tetap normal. "Status Normal pada level I," kata Sutopo Purwo Nugroho, dari BNPB.

Disebutkan, letusan freatik Gunung Merapi tidak disertai dengan luncuran awan panas. Letusan freatik sulit diprediksi tapi dampaknya hanya melontarkan abu vulkanik, pasir dan material piroklastik ke atas dan tidak ada yang menyamping. "Awan panas hanya terjadi jika letusan tipe magmatik. Jadi, masyarakat dihimbau tetap tenang," jelasnya.

Sebaran hujan abu dari letusan freatik Gunung Merapi itu, jelas Sutopo, dominan tersebar di bagian selatan dari Gunung Merapi. "Tebal abu tipis hingg sedang. BPBD telah membagikan ribuan masker kepada masyarakat. Tidak ada korban jiwa."

Hujan abu tipis terjadi di beberapa tempat di Kabupaten Sleman, Kulonprogo dan Kota Yogyakarta. "Ribuan masker telah dibagikan kepada masyarakat. Tidak ada korban jiwa. Ingat abu vulkanik juga berkah yang menyebabkan tanah menjadi subur."

Saat terjadi erupsi freatik Gunung Merapi pada 11 Mei 2018, ada 166 pendaki di Pasar Bubrah berjarak 1 km dari puncak kawah. "Saat ini 166 orang pendaki telah turun. Semua dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa," tambahnya.

Tidak ada komentar