Breaking News

Moeldoko: Intelijen Negara Tidak ‘Kebobolan’ dalam Tangani Terorisme

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, upaya memberantas terorisme menjadi kepentingan bersama. Moeldoko juga meminta agar masyarakat tidak menganggap intelijen negara ‘kebobolan’ dalam berbagai aksi terorisme akhir-akhir ini. Hal itu dipaparkan dalam dialog Metro Pagi Prime Time, Metro TV, pada Selasa, 15 Mei 2018.

Moeldoko menegaskan, kepolisian telah memiliki data intelijen tentang sel tidur teroris, tapi teroris juga mengembangkan metode baru yang lebih tertutup, misalnya dengan penggunaan keluarga dalam tindak terorisme ini.

Kepala Staf Kepresidenan juga meminta masyarakat tidak mempercayai berbagai pandangan tak bertanggungjawab yang menyatakan peristiwa aksi teror ini sebagai sebuah rekayasa. “Mereka yang mengembangkan pandangan aksi teror sebagai rekayasa itu adalah pengecut. Hentikan!” kata Moeldoko.

Tidak ada komentar