Breaking News

Tagar #HTIBubar7Mei Sambut Putusan PTUN

JAKARTA - Keputusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menolak semua materi gugatan yang diajukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), mendapat sambutan hangat dari warganet dengan memposting #HTIBubar7Mei pada akun twitter masing-masing. Tagar #HTIBubar7Mei ini mengalahkan tagar para pengung HTI #HTILanjutkanPerjuangan atau #7MeiHTIMenang yang smpat trending pada Senin pagi.

Para warganet mengungkapkan suka citanya atas putusan PTUN dengan memposting tagar #HTIBubar7Mei. "Jiwa Raga Kami utk Indonesia. Apapun kondisinya kami bela sampai darah penghabisan. Perongrong NKRI harus d basmi n d lawan,"papar Jevon Aditya melalui akun twitter @jevonaditya24 sembari memposting tagar #NKRIPancasilaTetapJaya #NKRIHargaMatiTolakHTI #BubarkanHTISelamanya #HTIBubar7Mei #PTUNTolakGugatanHTI.

Diangara pengguna twitter juga ada yang memposting video dan grafis tentang sejumlah negara Islam yang telah melarang Hizbut Tahrir. Seperti ditunjukkan oleh akun @IndoPluralitas dan Rizma Widiono melalui akun @RizmaWidiono di bawah ini.





Seperti diketahui, pembubaran HTI awalnya diumumkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Kemudian dilanjutkan pencabutan badan hukum HTI pada 10 Juli 2017 dan diperkuat dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Organisasi Massa pada 19 Juli 2017. Karena tidak terima atas keputusan itu, HTI melayangkan gugatan ke PTUN.

Sidang perdana kasus itu digelar pada 23 November 2017. Dalam persidangan, HTI mengajukan gugatan agar Kemenkumham mencabut Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU -30.AHA.01.08.2017 tentang Pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-00282.60.10.2014 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan HTI.

Namun dalam persidangan di PTUN, Jakarta, Senin, 7 Mei 2018, Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara menolak semua gugatan HTI terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Dengan adanya putusan PTUN tersebut, maka Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM terkait pembubaran HTI pun tetap berlaku.

Tidak ada komentar