Breaking News

Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB: Ini Tanggapan Presiden Joko Widodo.


NEW YORK - Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020, pada Jumat pagi waktu setempat (8/6/2018). Indonesia mengungguli Maladewa dalam voting yang dilakukan dalam Majelis Umum PBB di New York, AS.

Indonesia akan menjalankan tugasnya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB per 1 Januari 2019, bersama negara dari grup lain, seperti Jerman (184) dan Belgia (181) dari Grup Eropa Barat dan Negara Lain; Afrika Selatan (183) dari Grup Afrika; serta Republik Dominika (184) dari Grup Amerika Latin dan Karibia. Indonesia pernah menjadi anggota tidak tetap DK PBB pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. "Alhamdulillah Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB," demikian Presiden dalam cuitan di akun media sosial Twitter pada Jumat (8/5/2018) malam.
 
Menurut Presiden, Indonesia akan terus berpartisipasi membangun ketertiban dunia.  "Kita akan berperan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," kata Presiden dalam cuitannya.
 
Selain Indonesia, negara lain yang juga terpilih mewakili kawasan yaitu Afrika Selatan untuk grup kawasan Afrika, Republik Dominika untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia, serta Jerman dan Belgia untuk kawasan Eropa Barat dan negara lain. © ANTARA 2018

Tidak ada komentar