Breaking News

Kapan THR PNS Cair? Ini Kata Kemenkeu


JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah memberikan lampu hijau pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan. Untuk THR, diharapkan bisa dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2018. Proses pencairan ini rencananya akan disalurkan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan.

Tapi kapan pelaksanaan pencairan THR tersebut? Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti memastikan THR akan segera dicairkan. “Iya, diharapkan besok (Senin) mulai ada yang dicairkan,” kata Nufransa kepada iNews.id, Minggu (3/6/2018).

Pencairan tersebut dilakukan untuk ASN yang bekerja di kementerian/lembaga (K/L) atau pemerintah pusat. Idealnya, satuan kerja (satker) pemerintah pusat telah mengajukan THR tersebut sejak akhir bulan April lalu. Dengan demikian, kata Nufransa, pembayaran tergantung apakah satker sudah mengajukan SPM (surat perintah membayar) atau belum kepada Kementerian Keuangan.

"Sepanjang satker sudah mengajukan SPM, maka akan segera diproses pembayarannya," ujarnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan, tak hanya PNS, pegawai honorer atau kontrak dan pegawai nonPNS juga akan mendapatkan jatah THR. Pensiunan juga akan mendapatkan THR yang besarannya lebih besar dari tahun lalu karena mencakup tunjangan keluarga dan tunjangan tambahan penghasilan.

Sementara itu, proses pencairan THR untuk ASN daerah tergantung kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota masing-masing. Diskresi ini juga berlaku untuk pemberian THR bagi tenaga honorer dan nonPNS.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango misalnya, akan mencairkan THR bersamaan dengan gaji ASN pada Senin (4/6/2018). Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, memastikan gaji dan THR itu dibayarkan sekaligus, karena keuangan daerah saat ini dalam kondisi sehat.

"Keuangan kita sehat dan tidak memiliki utang, karena itu saya sudah putuskan hak-hak ASN, berupa THR dan gaji bulan Juni dibayarkan bersamaan. Karena THR kita akan dibayar lebih awal, maka saya harapkan zakat fitrah sebesar Rp30 ribu per jiwa segera ditunaikan," kata Hamim, Minggu (3/6/2018)

Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone Bolango, Jusni Bililio, mengatakan pemerintah sudah menyiapkan RP31 miliar untuk membayar THR dan gaji di bulan Juni. Dia juga mengatakan, ada perbedaan pemberian THR. Jika tahun 2017 hanya sebesar gaji pokok, maka tahun 2018 bersama dengan tunjangan.

"Sementara untuk gaji ke-13 dan gaji bulan Juli, akan dibayarkan pada bulan itu secara bersamaan," ucapnya.

Tidak ada komentar