Breaking News

Minibus Masuk Sungai, Lalu-lintas Banjarnegara Macet 2 Km


BANJARNEGARA – Sebuah minibus tercebur ke sungai di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (9/6/2018). Kecelakaan ini membuat arus lalu lintas di jalur mudik arah Banjarnegara- Semarang, tepatnya Desa Mantrianom, Banjarnegara, sempat mengalami kemacetan hingga sepanjang 2 kilometer (km).

Minibus dengan nomor polisi R 9144 LD dikemudikan Ahmad, warga Rakit, Banjarnegara, yang diduga mengantuk saat mengemudi. Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang minibus mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Banjarnegara.

Informasi dari warga, minibus terjun ke sungai karena sopir minibus ingin menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Sopir yang dalam kondisi mengantuk, kaget setelah diingatkan dan langsung banting setir. Akibatnya, mobil terjun ke sungai dengan ketinggian sekitar 5 meter dari jalan.

“Sopir minibusnya mengantuk tadi. Begitu melihat ada motor dari arah berlawanan, sopir minibus langsung banting setir ke arah kanan dan terjun ke sungai, dalamnya sekitar meter dari jalan,” kata warga, Samsul Maarif.

Samsul mengatakan, tiga penumpang minibus mengalami luka-luka akibat kecelakaan itu. Warga dan petugas kepolisian setempat mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Saat ini, korban luka tengah mendapat perawatan intensif di IGD.

Banyaknya warga yang ingin menonton mobil yang jatuh dan proses evakuasi, mengakibatkan kemacetan. Kendaraan mengular hingga 2 km di jalur mudik yang sudah padat. Polisi langsung mengatur lalu lintas sehingga kemacetan terurai.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, kasus ini kini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Banjarnegara. Polisi mengimbau warga yang akan melintas di jalur tengah agar waspada. Bagi pengendara yang kelelahan dan mengantuk disarankan untuk beristirahat di sejumlah posko yang telah disiapkan di titik-titik jalur mudik. iNews.id – Sebuah minibus tercebur ke sungai di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (9/6/2018). Kecelakaan ini membuat arus lalu lintas di jalur mudik arah Banjarnegara- Semarang, tepatnya Desa Mantrianom, Banjarnegara, sempat mengalami kemacetan hingga sepanjang 2 kilometer (km).

Minibus dengan nomor polisi R 9144 LD dikemudikan Ahmad, warga Rakit, Banjarnegara, yang diduga mengantuk saat mengemudi. Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang minibus mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Banjarnegara.

Informasi dari warga, minibus terjun ke sungai karena sopir minibus ingin menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Sopir yang dalam kondisi mengantuk, kaget setelah diingatkan dan langsung banting setir. Akibatnya, mobil terjun ke sungai dengan ketinggian sekitar 5 meter dari jalan.

“Sopir minibusnya mengantuk tadi. Begitu melihat ada motor dari arah berlawanan, sopir minibus langsung banting setir ke arah kanan dan terjun ke sungai, dalamnya sekitar meter dari jalan,” kata warga, Samsul Maarif.

Samsul mengatakan, tiga penumpang minibus mengalami luka-luka akibat kecelakaan itu. Warga dan petugas kepolisian setempat mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Saat ini, korban luka tengah mendapat perawatan intensif di IGD.

Banyaknya warga yang ingin menonton mobil yang jatuh dan proses evakuasi, mengakibatkan kemacetan. Kendaraan mengular hingga 2 km di jalur mudik yang sudah padat. Polisi langsung mengatur lalu lintas sehingga kemacetan terurai.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, kasus ini kini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Banjarnegara. Polisi mengimbau warga yang akan melintas di jalur tengah agar waspada. Bagi pengendara yang kelelahan dan mengantuk disarankan untuk beristirahat di sejumlah posko yang telah disiapkan di titik-titik jalur mudik.

Tidak ada komentar