Breaking News

Keluarga Eko Prasetyo Minta Kasusnya Tak Dipolitisir, Polisi Siap Usut Profesional dan Transparan


SOLO - Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo menegaskan kasus tabrak lari yang mengakibatkan meninggalnya Eko Prasetyo akan diproses secara profesional dan transparan. Sementara keluarga korban berharap tidak ada pihak yang memperkeruh musibah dengan dipolitisir.

Hal itu ditegaskan dalam Press Release yang digelar di lobby Sat Reskrim Polresta Surakarta jalan Adi Sucipto. Manahan Banjarsari Kota Surakarta. Press Realease ini dipimpin oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo.

Hadir dalam Press Realease tersebut: AKBP Andi Rifai SH SIK ( Wakapolresta Surakarta ), AKBP Yulian Perdana SIK ( Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng ), Kompol Imam Syafii SIK ( Kasat Lantas Polresta Surakarta ). Keluarga korban juga ikut hadir, yakni Suharto (ayah kandung Eko Prasetyo) dan Sutardi (mertua Eko Prasetyo)

Dalam kesempatan ini Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menjelaskan kronologis kejadian perkara yang ditangani oleh Polresta Surakarta. Disebutkan, kejadian diawali dari cekcok di jalan antara korban (naik sepeda motor) dengan tersangka (naik mobil). Kemudian tersangka kembali ke rumah satu jurusan dengan korban. Korban menendang mobil tersangka sambil mengatakan "ayo diselesaikan di polresta"

Setelah itu korban memutar ke polresta, tersangka memotong di sebelah timur polresta di jalan KS Tubun. Di situ korban ditabrak dari belakang oleh tersangka dengan menggunakan mobil sehingga koban meninggal dunia di tempat.

Tersangka sempat melarikan diri kemudian dikejar anggota polres dan ditangkap tidak jauh dari TKP.
"Kasus ini sedang kita tangani secara profesional transparan akuntabel dan tersangka kita kenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan," jelas Kapolresta.

Kasus ini juga diback up oleh Ditkrimum Polda Jawa Tengah. "Besok pagi kita akan melaksanakan olah TKP bersama dari tim gakkum ditlantas polda jawa tengah bersama tim inafis dan juga kita undang lapfor Polda Jateng untuk memastikan bahwa kasus ini ditangani secara profesional dan terbuka transparan"

Kapolresta Surakarta berharap, kepada masyarakat agar tetap tenang mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polresta Surakarta dan tidak menyebarkan isu-isu yang bisa menggangu stabilitas kamtibmas Kota Surakarta. "Jangan sampai kasus ini dipolitisir sehingga menjurus ke arah SARA menjurus ke arah perpecahan di wilayah Kota Surakarta.

Sementara Suharto (ayah kandung alm Eko Prasetyo) mengaku sangat berduka dengan kepergian anaknya. "Kami kekuarga besar menyerahkan sepenuhnya kepada Polresta Surakarta atas penanganan kasusnya secara cepat dan prosedural. Anak kami sudah tenang mohon doanya semoga husnul khotimah."

Suharto berharap, musibah ini jangan ditumpangi dengan kepentingan kepentingan lainnya. "Tindakan menunggangi kasus anak saya justru akan membikin keruh situasi kota Solo yang sudah aman dan kondusif. "

Menurut Suharto, tindakan memperkeruh suasana akan membuat arwah anaknya tidak tenang. "Tolong hentikan upaya mempolitisasi kasus anak saya,kami sangat percaya bahwa Polresta Surakarta menangani kasus ini secara profesional dan transparan."



Tidak ada komentar