Breaking News

Impor Mobil Mewah dan Motor Premium Distop


JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan pengumuman penghentian sementara impor mobil mewah di atas 3.000 cc. Tak hanya mobil, motor mewah pun turut terkena imbas dari maklumat yang bisa menghemat devisa hingga Rp10 triliun.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, mengemukakan sebenarnya impor motor mewah masih bisa dilakukan asalkan pihak APM (agen pemegang merek) melalui importir ada take and give.

"Ya. itu kena juga (impor motor mewah), semua itu kena. Intinya begini, sampai saat ini semua pengajuan impor benar-benar sangat diteliti. Umpamanya dia itu impor, oleh importir umum. Kita sampaikan ke dia, minta tolong dong sampaikan ke APM-nya jualkan oli, velg, ban yang kita produksi sendiri. Karena itu ada balasan take and give," ujar Putu seperti dilansir iNews.id.

Putu menuturkan jika hal tersebut bisa dilakukan, pemerintah juga akan mempertimbangkan kembali masalah impor ini. "Kedua, kalau umpamanya produsen, ya kita bagaimana ekspor impornya dia. Kalau memang itu bagus ya kita kurangi dikit lah, gitu," katanya.

Seperti diketahui, pembatasan import mobil mewah 3.000 cc keatas sudah benar-benar diberlakukan akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (hari ini tembus di atas Rp15.000 per dolar AS).

"Sekarang itu pembatasannya untuk yang mewah benar-benar kita hentikan. Kalau sekarang benar-benar diberhentikan, yang 3.000 cc ke atas. Berlakunya itu mulai dari rupiah terkoreksi. Sudah dua bulan yang lalu jadi dikendalikan dulu. Kalau 3.000 cc ke atas memang distop," ujar Putu.

Tidak ada komentar