Breaking News

Menko Polhukam Wiranto Menginap di Palu: Ini Instruksinya untuk Tanggap Darurat Bencana


PALU - Setelah menggelar rapat koordinasi dan peninjauan lapangan ke lokasi bencana di Palu, malam ini Menko Polhukam Wiranto memutuskan menginap di Palu. Menteri Perhubungan dan Menteri Dalam Negeri juga masih berada di Palu untuk koordinasi lebih lanjut. Sementara Panglima TNI, Menkominfo, Menteri Sosial, Wakil Kapolri, Kepala Bazarnas kini sedang dalam perjalanan kembali ke Jakarta. Demikian keterangan yang dirilis Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu, pada Sabtu malam.

Seperti diketahui, mandat Presiden Joko Widodo kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto langsung ditanggapi dengan gerak cepat. Pada Sabtu (29/9/2018) pagi, Menko Polhukam langsung memimpin tim berangkat ke Palu, Sulawesi Tengah, dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dalam rombongan ini, turut serta Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Ari Dono, Kepala Basarnas F Henry Bambang Soelistyo, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu pada pukul 14.00 WITA, rombongan Menko Polhukam langsung bergerak menuju Mapolda Sulawesi Tengah untuk rapat koordinasi awal dengan Kapolda Sulawesi Tengah beserta jajaran. Rapat koordinasi lebih lengkap dilakukan di tenda Gubernuran Sulawesi Tengah bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Menteri Dalam Negeri dan BNPBD Sulawesi Tengah.

Data dan fakta akibat Gempa Bumi di Sulawesi Tengah:
a. Listrik mati total
b. Telepon seluler berfungsi di beberapa lokasi. Lebih dari 500 BTS tidak berfungsi akibat pasokan listrik dari PLN terhenti
3. Jumlah korban meninggal yang terdata di sejumlah Rumah Sakit: 405 orang. Korban luka mencapai 150 orang.
4. Bangunan instansi, lembaga banyak yg hancur dan rusak.
5. Akses menuju Palu sangat terbatas.
6. Bandara Palu dibuka terbatas utk kepentingan penanganann bencana.

Arahan Menko Polhukam pada rapat koordinasi:
a. Segera lakukan pemakaman korban meninggal secara layak setelah diketahui identitasnya melalui DVI, face recognition, dan sidik jari.
b. Terus lakukan pencarian korban di puing-puing bangunan yg hancur akibat gampa dab tsunami.
c. Bantuan kemanusian utk korban gempa akan dibelanjakab di Makasaar dan akan diangkut dgn pesawat Hercules menuju Palu.
4. Kementerian Sosial segera bangun Dapur Umum di 10 tempat pengungsian.
5. Kementerian Kominfo diminta mempercepat pemulihan jalur komunikasi di Sulawesi Tengah.


Tidak ada komentar