Breaking News

Polisi Ringkus 4 Orang Penebar Hoaks Demo Mahasiswa di MK: Seorang Tersangka Anggota FPI

Beberapa waktu lalu beredar kabar bohong alias hoax mengenai demo di depan Mahkamah Konstitusi (MK). Polda Metro Jaya menyebutkan penyebar informasi bohong (hoax) demo di Mahkamah Konstitusi) merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang berinisial SAA.

"SAA mengajak warga menyebarkan video simulasi demo itu melalui media sosial," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Senin (17/9/2018).

Kombes Argo mengatakan SAA mengetahui aksi di MK merupakan simulasi pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) di MK. Namun tersangka menyebarkan video tersebut dengan "caption" demo rusuh di MK agar warga ikut berunjuk rasa menuntut presiden mundur.

Selain menangkap tersangka anggota FPI, polisi juga meringkus tiga orang lainnya. Menurut Kepala Biro Penerangan Mabes Polri, satu orang yang ditangkap di Jakarta telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Metro Jaya. Dia diduga menjadi orang pertama yang menyebarkan video hoaks bentrokan mahasiswa di MK.

Sementara tiga lainnya ditetapkan sebagai tersangka tetapi belum ditahan. Mereka ditangani oleh Polda Jabar, Polres Cianjur serta Polresta Samarinda. Keempat orang ini dijerat Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. Hingga kini polisi masih menyelidiki motif penyebaran berita bohong dan pembuatnya.

Tidak ada komentar