Breaking News

Rupiah Bangkit, Jadi Mata Uang Terbaik Asia Per 6 September 2016


Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan 6 September 2016. Dolar AS pun berhasil didorong ke bawah Rp 14.900.  Pada Kamis (6/9/2018), US$ 1 dibanderol Rp 14.885 kala penutupan pasar spot. Rupiah mampu menguat 0,3%. Ini merupakan penguatan harian pertama sejak 27 Agustus. Demikian kabar yang dilansir cnbcindonesia.com.

Seperti diberitakan cnbcindonesia.com, rupiah dibuka menguat signifikan 0,54%. Seiring perjalanan pasar apresiasi rupiah terus tergerus, tetapi positifnya tidak pernah menyentuh teritori pelemahan. Posisi terlemah rupiah pada 6 September 2016 ada di Rp 14.905/US$. Sementara terkuatnya adalah Rp 14.849/US$.

Berikut pergerakan kurs dolar AS pada perdagangan 6 September 2016:


Rupiah yang mampu menguat layak mendapat apresiasi. Pasalnya, dolar AS sedang mengamuk di Asia dengan menguat di hadapan mayoritas mata uang Benua Kuning. Tidak hanya itu, rupiah juga bisa menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia. Disusul oleh yen Jepang.
Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap berbagai mata uang utama Asia pada 6 September 2016 pukul 16:19 WIB:

Tidak ada komentar