Breaking News

Miranda Gultom Terpukau, Peserta IMF- WB Standing Ovation untuk Jokowi: Ide-Idenya Out of The Box


Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Gultom, turut hadir di Plenary Hall BNDCC tempat pembukaan the formal IMF WB Annual meeting. Saat itu adada 12 kepala negara datang.

Ia membagikan pesan singkat kepada media mengenai kekagumannya terhadap pidato Presiden Joko Widodo yang menganalogikan perekonomian dunia dengan konflik di serial Games of Thrones.

"Aku sudah menghadiri lebih dari 15 kali sejak tahun 1990-an. Baru ini pidato Opening Speech dapat standing ovation demikian lama. Very genuine truthful inspiration and wellwishes dari seorang pemimpin dunia seperti JKW," kata Miranda, Jumat (12/10).

"Let me share a bit of the presentation yang di formulate sebagai THE LAST GAME OF THRONE. Wery Milenial and inspiring.Sangat kereen dan membanggakan deh," kata Miranda lagi.

Ia menggambarkan bahwa ada lebih dari 2.000 delegasi yang wajahnya semringah mendengar pidato Jokowi tersebut.

"Looking at the face of more than invited 2.000 delegation. Semua senyum gembira dan muji-muji," tutur Miranda. Miranda mengaku salut dengan Jokowi yang selalu berusaha datang dengan ide-ide dan materi pidato yang tidak biasa.  "Out of the box," ucapnya.


Miranda mengakui, metafora yang digunakan Jokowi sangat kreatif. Dengan menggunakan tokoh-tokoh dan idiom-idiom yang membumi sekaligus milenial. "Waktu Asian Games dia  pake istilah Thanos. Sekarang The Last Game of Throne. Gileee Presiden kita ternyata movie goer. Beliau juga maen game Mobile Legend lho. Luar biasa!! God bless him."

Miranda menyatakan Jokowi memberikan sindiran keras bagi negara-negara maju seperti Amerika dan Tiongkok. Tetapi tidak ada yang ada yang sakit hati dengan sindiran tersebut. Semua ngangguk-ngangguk karena cara menyampaikannya very truthful and direct but kind and sopan seperti orang Solo asli," ulas Miranda.

World Bank President bahkan menyebut, "Indonesia is resilient and kind people. Can’t beat pak Jokowi."

Tidak ada komentar