Breaking News

Ratna Sarumpaet Ditangkap Saat Ingin Terbang ke Chili: Rencana Kepergiannya Disponsori Gubernur DKI


JAKARTA - Ratna Sarumpaet berniat plesiran ke Chili, Amerika Selatan dengan menggunakan maskapai penerbangan Turkish Airline melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Kamis. Namun sebelum berangkat, Ratna sudah dicokok oleh pihak berwajib.

Wanita yang sebelumnya mengaku dianiaya sejumlah orang usai menghadiri pertemuan internasional bersama dua rekannya warga negara asing saat menuju Bandara Husein Sastranegara,Bandung, Jawa Barat pada 21 September itu saat ini bahkan sudah tetapkan menjadi tersangka terkait dugaan penyebaran berita bohong mengenai pengeroyokan.

Penetapan tersangka sendiri dilakukan setelah pihak aparat kepolisian menyatakan jika tidak menemukan fakta, saksi maupun informasi terkait penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet.

"Rencananya beliau (Ratna Sarumpaet) akan berangkat jam 20.00 WIB menggunakan Turkish Airlines dengan rute Jakarta-Istambul-Santiago-Sao Paulo. Namun karena ada permintaan pencegahan keberangkatan ke luar negeri dari Polda Metro Jaya tertanggal 4 Oktober, Ditjen Imigrasi mencegah keberangkatannya hari ini," kata Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno dalam keterangan resminya.

Menurut dia, masa pencegahan terhadap Ratna Sarumpaet ini berlaku untuk periode 20 hari ke depan sejak har ini. Malam ini,  lanjut dia, Ratna Sarumpaet sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk tindakan lebih jauh.

Atas kasus tersebut, Ratna Sarumpaet, bakal dijerat pasal berlapis yaitu pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 yang berbunyi barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggitingginya sepuluh tahun.

Sedangkan pasal pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) berbunyi Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menjelaskan bahwa pemerintah provinsi memfasilitasi Ratna Sarumpaet berangkat ke Chili berdasarkan permintaan aktivis itu untuk disponsori guna menghadiri konferensi perempuan dramawan internasional yang berlangsung 7-12 Oktober di Santiago.


Belakangan terungkap, rencana kepergian Ratna Sarumpaet ke Chili ternyata berdasar sponsor dari Gubernur DKI Jakarta. "Bu Ratna meminta bantuan sponsor kepada Pak Gubernur untuk mengikuti kegiatan WPI," kata kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta Asiantoro.

Dalam siaran pers pemerintah pada Jumat menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 31 Januari 2018 menerima surat permohonan dari Ratna Sarumpaet, yang isinya meminta untuk difasilitasi supaya bisa menghadiri The 11th Women Playwrights International Conference (WPI) 2018 di Santiago, Chili.

Dalam surat perihal permohonan sponsor tersebut, Ratna menjelaskan bahwa dia mendapat undangan untuk menghadiri konferensi tiga tahunan tersebut pada 17 Oktober 2017 dan dalam suratnya panitia penyelenggara meminta Ratna menjadi pembicara dan membagikan pengalamannya kepada para peserta.
   
 
Surat permohonan dari Ratna Sarumpaet untuk difasilitasi kehadirannya pada acara The 11th Women Playrights International Conference (WPI) 2018 di Santiago, Chili. Dokumen Pemprov DKI Jakarta

 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 19 Februari 2018 menerima surat permohonan Ratna, dan kemudian mendisposisikannya ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

"Disposisi Bapak Gubernur ke Dinas Parbud adalah difasilitasi dan didukung serta TL (tindak lanjut) sesuai ketentuan," kata Asiantoro.

Dia kemudian mendisposisikan surat tersebut ke Bidang Nilai Sejarah dan Budaya, yang menindaklanjutinya dengan membuat nota dinas ke Biro Administrasi Sekretariat Daerah (ASD) karena pengurusan biaya perjalanan dinas merupakan bagian dari tugas Biro ASD.

"Disparbud melakukan pengaturan perjalanan Ratna Sarumpaet sekaligus membantu berkoordinasi dengan pihak panitia Woman Playwrights International. Dan dijadwalkan Bu Ratna akan tampil di opening tanggal 7 Oktober 2018,” katanya.
   
Nama Ratna sudah tercantum dalam unggahan Instagram Women Playrights International (WPI) pada 10 April 2018, yang menempatkannya sebagai salah satu pembicara di konferensi tersebut.

Tidak ada komentar