Breaking News

Merasa Dilecehkan Prabowo, Ribuan Warga Boyolali Turun Jalan

  

BOYOLALI - Ribuan warga Boyolali turun jalan untuk memprotes pernyataan Prabowo Subianto soal "tampang Boyolali". Soalnya, pernyataan Capres nomor 02 itu dinilai melecehkan warga Boyolali. Dalam aksi ini, warga Boyolali datang dari berbagai penjuru kemudian berkumpul di Simpang Patung Kuda, Boyolali.

Selain berorasi, mereka juga tak henti meraung-raungkan knalpot sepeda motornya. Usai berorasi, massa bergerak keliling Kota menuju Balai Sidang Mahesa, di kompleks Kantor Bupati Boyolali.

"Boyolali yang adem ayem, tentram terusik dengan celotehan Prabowo. Jangan sakiti kami, jangan hina dan jangan injak-injak Boyolali. Adili Prabowo. Segera tangkap dan adili Prabowo," teriak Supardi, peserta aksi asal Kecamatan Banyudono.

Peserta aksi lainnya, Martanto, warga Pengging menyampaikan, dirinya sangat tersinggung dengan perkataan Prabowo saat menemui pendukungnya di Boyolali, beberapa waktu lalu. Sebagai seorang pemimpin dan calon presiden, tak seharusnya Prabowo menghina rakyatnya.

"Kami sakit hati, ini tidak ada kaitannya dengan politik maupun Pilpres. Kami juga minta warga untuk tetap sabar demi keutuhan bangsa dan negara," katanya seperti dilansir merdeka.com.

Selain berkonvoi, mereka juga membentangkan spanduk, bendera dan poster yang bernada mengecam capres Prabowo Subianto. Ratusan aparat keamanan bersenjata juga disiapkan di sekitar lokasi. Aksi demonstrasi ini juga menutup jalur utama Solo ke Semarang dan sebaliknya. Polisi mengalihkan arus lalu lintas di jalur lingkar utara maupun selatan.



Tidak ada komentar